Senin, 31 Mei 2010

Bahasa Indonesia part 5

Cerita Anak adalah cerita atau karya sastra yang secara khusus dapat dipahami oleh anak-anak dan berisi tentang dunia yang akrab dengan anak-anak , yaitu anak yang berusia antara 6-13 tahun. Sastra anak juga berfungsi sebagai media pendidikan dan hiburan, membentuk kepribadian anak, serta menuntun kecerdasan emosi.

Ciri Cerita Anak yaitu mengandung tema yang mendidik, alurnya tidak berbelit-belit, menggunakan setting yang ada di sekitar atau ada di dunia anak, tokoh dan penokohan mengandung peneladanan yang baik, gaya bahasanya mudah dipahami, sudut pandang orang yang tepat, dan imajinasi masih dalam jangkauan anak.

Bahasa Indonesia part 4

Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Ceritanya bisa dalam berbagai jenis.

Cerita pendek berasal dari anekdot, sebuah situasi yang digambarkan singkat yang dengan cepat tiba pada tujuannya, dengan parallel pada tradisi penceritaan lisan. Dengan munculnya novel yang realistis, cerita pendek berkembang sebagai sebuah miniatur, dengan contoh-contoh dalam cerita-cerita karya E.T.A. Hoffmann dan Anton Chekhov.

Bahasa Indonesia part 3

Dalam bahasa indonesia dikenal beberapa jenis kalimat menurut isinya. Salah satu kalimat diantaranya adalah kalimat berita. Adapun yang dimaksud dengan kalimat berita adalah kalimat yang berisi informasi atau berita. Kalimat berita digunakan untuk memberitahukan sesuatu kepada orang lain.

Kalimat berita negatif ditandai dengan kata ingkar tidak. Selain kata tidak, kalimat berita negatif juga ditandai dengan kata ingkar bukan.

Dalam kalimat berita negatif , kata bukan biasanya berpasangan dengan kata melainkan. Dan kata tidak bepasangan dengan kata tetapi.

Kata ingkar bukan digunakan untuk meneatifkan kata benda dan kata sifat . Sebaliknya , kata ingkar tidak digunakan untuk mengatifkan kata kerja.

Bahasa Indonesia part 2

Kata sifat atau kata adjektifa adalah kata yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan orang, maupun binatang.
Ciri-ciri kata sifat :
a. dapat diberi keterangan pembanding, seperti lebih, kurang, dan paling.
b. dapat diberi keterangan penguat, seperti sangat, amat, benar, sekali, dan terlalu.
c. dapat diingkari dengan kata tidak.
d. dapat diulang dengan awalan se- dan akhiran -nya.
e. pada kata tertentu dapat berakhir dengan akhiran -er, -wi, -ah, -if, -al, dan -ik. contoh : honorer, duniawi, ilmiah, negatif, formal, dan elektronik.

Salah satu ciri kelas kata adalah memiliki tingkat perbandingan. Ada 4 macam perbandingan yaitu ekuatif, komparatif, superlatif dan eksesif.

Bahasa Indonesia part 1

Kata sapaan : kata yang digunakan untuk menyapa lawan bicara.
Contoh : "Selamat pagi, Tina."
Kata gelar : kata yangdigunakan untuk menunjukan suatu gelar (bisa gelar pendidikan maupun gelar kebangsawanan)
Contoh : Prof. Dr. Boediono, M.Ec.
Kata acuan : kata yang dipakai untuk menyapa orang pertama dan ketiga.
Contoh : "Anak-anak tolong dengarkan Ibu berbicara!"